Postingan

Komitmen

Sampai kapan kita terus terbayang-bayang, membandingkan yang dulu dengan yang kini? Bukankah pilihan yang sekarang adalah pilihanmu sendiri? Bukankah kau pernah merasa bahwa ini adalah yang tepat? Maka tugas dari sebuah komitmen adalah tetap berdiri di sana, apa pun rasanya. Baik atau buruk hasilnya, tetaplah berintegritas dan bertanggung jawab. Jika masa lalu terasa jauh lebih indah, dan baru terasa setelah semuanya hilang, mungkin itu adalah hukuman. Atau setidaknya, pelajaran yang datang terlambat. Tapi setidaknya kau pernah diberi kesempatan untuk belajar bersyukur. Maka jalanilah hidupmu. Dengan kepala tegap dan dada membusung.

Ternyata Usia Gak Bohong

Umur tuh gak bohong.  Semakin bertambahnya usia, terlebih mendekati kepala 3 ini. Caraku memandang sesuatu tuh jadi lebih dalam.  Misalnya adalah dari cara pandang melihat orang tua. Entah kenapa, aku tuh jadi lebih touchy ketika melihat seorang ibu atau ayah lagi main sama anak kecilnya, kayak aku tuh lagi melihat diriku di masa kecil dan aku bisa merasakan betapa sayangnya orang tua tersebut terhadap anak-anaknya.  Asli, mataku bisa berkaca-kaca seketika.  Lalu tentang kehidupan manusia. Aku jadi sangat berhati-hati kalau dimintai saran atau nasehat, ya karena aku tahu bahwa gak semua orang itu kehidupannya harus dan bisa sama.  Kalau aku pernah pada posisi yang sama mungkin aku lebih relate dan lebih terbuka untuk ngobrolin hal itu.  Tapi, kalau aku gak pernah berada di sepatunya, sebisa mungkin aku gak mau komentar apapun.  Makanya, dalam banyak hal, contohnya dalam memilih pimpinan perusahaan, biasanya ada batas minimal usia untuk bisa menjadi s...

Thankyou Jakarta

Jakarta bener-bener ngubah aku banget sih.  Segalanya.  Pola pikir, pertemanan, percintaan. Aku ketemu orang-orang dengan berbagai pengalaman dan pemikiran.  Itu menarik banget untukku. Kayak setiap orang datang bawa bab baru yang memperkaya hidupku. Apa pun tempat yang pernah aku datangi, dan siapa pun yang pernah duduk sebentar atau lama di hidupku, semuanya punya peran masing-masing. Aku percaya setiap pertemuan dan hal yang aku lewati di timeline hidupku ini memang perlu ada untuk membuat pengalaman hidupku kaya. Di manapun aku berada, aku selalu berusaha menikmati hidupku.  I never complain too much about everything . Aku lebih suka jalanin apa yang ada, dan ketika aku nengok ke belakang aku sadar bahwa "oh, ternyata aku berkembang ya?" Mungkin, kalau aku berada di posisiku saat ini lebih awal beberapa tahun yang lalu tanpa melewati peristiwa-peristiwa dan tempat-tempat yang pernah kukunjungi sebelumnya, mungkin aku tidak akan sematang hari ini, saat ini. ...

Di atas meja bilyar aku melepaskan dia yang lalu

Gambar
Akhirnya, tidak ada lagi rasa ingin tahuku tentang mantanku. Lucunya itu terjadi tanpa sengaja di atas meja bilyar. Canda tawa yang terjadi sepanjang permainan bersama seorang racker , seseorang yang bekerja menata bola di atas meja bilyar, mampu membuatku menghentikan seluruh rasa penasaranku tentang seseorang di masa lalu, selamanya. Aku sadar, ternyata bukan dia yang aku butuhkan. Perlakuan baik dan penghargaan yang tulus dari seorang racker ternyata memenuhi segala rasa yang selama ini aku cari-cari. Ia menghargai setiap upayaku, bahkan tanpa perlu tahu siapa aku, tanpa aku harus memperkenalkan diri. Men … itu berharga sekali untukku. Meski aku sudah di titik percaya pada diriku sendiri, namun mendapati seseorang bersikap begitu tulus rasanya hangat sekali, seperti pelukan yang selama ini aku dambakan. Racker itu memperlakukanku seperti seorang hero . Padahal ia hanyalah orang asing, yang bisa saja memilih untuk cuek. Namun sebuah tindakan sederhana, seperti apresiasi...

Dan ini pun akan berlalu

I've been through the worst before now.  Kami sekeluarga pernah terlilit masalah ekonomi. Papa hampir masuk Bui karena tuduhan Wanprestasi yang diakibatkan oleh orang-orang "terdekatnya". Tetapi untungnya kita bisa melalui itu semua.  Pelik? Pelik. But, We Survived! Mama? Mama orang yang paling terdepan membela Papa & Keluarga kami. Jadi ya, sejak saat itu saya belajar "Dan ini pun akan berlalu." It's okay. Santai saja. Tidak perlu heboh. Orangtua saya adalah orang yang hebat. Mereka tetap berjuang sampai akhir tanpa henti.  They are so cool. I am so lucky to have them.

Anak Anjing di Jalan Raya Membalong

Gambar
  Foto ini adalah salah satu foto yang paling saya suka. Bukan karena hasil jepretannya, tentu saja. Tetapi, karena foto ini mengingatkan saya pada momen ketika saya meminggirkan jasad Anak Anjing yang tergeletak di tengah jalan saat saya melintas di jalan Raya Membalong, Belitung. Jadi, bagi yang belum tahu, jalanan di Belitung itu cukup lengang dan masih banyak hewan-hewan liar yang hidup di sana. Sebetulnya, hewan-hewan yang mati karena tertabrak kendaraan itu adalah hal biasa. Entah anjing, kera, kadal yang ukurannya cukup besar yang mati di jalanan cukup sering saya dapati ketika melintas. Motor saya saja pernah “ditabrak” seekor tupai. Ceritanya, pada saat saya melaju di jalan tiba-tiba ada seekor tupai yang lompat ke depan motor saya dari arah samping kiri, cukup keras, namun beruntungnya saya masih bisa mengendalikan keseimbangan sehingga tidak sampai jatuh. Oke, kembali lagi ke kisah anak anjing yang tadi. Jadi, saat saya berangkat kerja ke arah Membalong, ada anak anj...

Just Don't Give a Fuck

¡Hola! Ini adalah tulisan pertama saya di tahun 2025 yang saya publish . Waktu saya mendapat ilham untuk menulis ini, saya lagi begadang di jam 2 malam. Just don't give a fuck about everything. It will ruin you.  Dipuji? Don't give a fuck. Dicaci? Don't give a fuck. Apapun bentuknya, positif maupun negatif, just don't give a fuck.  You are not rule by somebody else thought. You are you. Just keep going. Just do it yourself. Don't let anyone dictate you. Cara untuk maju dan terus bergerak adalah jangan hiraukan pujian maupun cacian. Kalau kamu terlalu memikirkan apa yang orang lain pikirkan kamu nggak akan pernah melangkah kemana-mana.