Aku akan Bersedih dengan Khidmat
Aku pernah baca bahwa kesedihan itu harus diakui dan dirasakan biar pelan-pelan bisa dilepaskan.
Untuk kali ini, aku akan coba mengakui dan merasakan kesedihan tersebut dengan khidmat.
Kesedihan yang kurasakan saat harus berpisah dengan dirinya.
Kami bersama bukan hanya dalam setahun dua tahun. Ribuan hari telah kita jalani bersama, dalam pahit, manis, suka, duka, sehat, ataupun sakit.
Dan ketika dia meminta perpisahan yang terakhir kali, setelah berkali-kali kita putus nyambung. Aku merasa alasannya masuk akal, dan bisa diterima. Saat dia mengatakan cukup pada hubungan kami, aku sudah lebih siap.
Aku akan menangis, aku akan bersedih, aku akan mengakui semua kesedihan yang kurasakan karena perpisahan kami.
Aku tidak akan lagi menyangkal perasaan yang kurasakan.
Aku akan berduka untuknya dan sekaligus mengharapkan yang terbaik untuknya.
Mungkin itu caraku berterima kasih kepadanya dan juga padaku diriku sendiri.
Aku akan melepaskannya dengan bahagia.
Walau mungkin akan makan waktu, namun aku akan sabar menunggu.
Mau sebentar, atau lama, akan aku nikmati perasaan-perasaan yang datang ini.
Komentar
Posting Komentar