Kereta Menuju Jakarta Merubah Segalanya


Tidak kusangka perjalanan kembali ke perantauan setelah mudik lebaran dengan menggunakan transportasi kereta benar-benar merubah kehidupanku. 

Ya, babak baru hidupku baru saja dimulai. 

Dari sekian banyak transportasi yang bisa ku gunakan, aku memilih kereta. 
Sebetulnya bisa saja aku melakukan penerbangan langsung dari Surakarta menuju Tanjung Pandan, lebih cepat juga, namun entahlah pada saat itu aku hanya ingin menaiki kereta. 

Benar saja, feelingku menuntunku kepada perubahan hidupku.

Di dalam kereta 8 jam perjalanan dari Stasiun Klaten menuju Stasiun Pasar Senen Jakarta aku melakukan aktivitas yang sangat jarang aku lakukan, bahkan baru kali itu aku melakukan hingga tuntas.

Yaitu, membaca buku.
Ya, aku membaca sebuah buku lawas kepunyaan almarhum nenekku yang kubawa dari rumah. Buku itu sangat menarik, membuatku terbuai tidak terasa selesai saja dalam perjalananku menuju Jakarta. Kurang lebih 100 halaman kubaca hingga tuntas. 
Untuk manusia yang baru saja membaca buku setelah sekian lama, itu adalah hal yang sangat membanggakan bagiku. 
Selesai 1 hari dalam sebuah perjalanan. 
Aku terheran.

Itu adalah momentumku menjadi senang membaca buku. 
Terhitung 3 bulan sejak saat itu, aku sudah membaca 10 buku. Dan masih lanjut. Jika dirata-rata aku membaca 3 buku perbulan. 
Aku sangat senang.

Sel-sel di otakku terasa hidup kembali dan bersorak sorai gembira karena kuberi makanan bergizi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dan ini pun akan berlalu

Di atas meja bilyar aku melepaskan dia yang lalu

Aku akan Bersedih dengan Khidmat