Postingan

Safe Flight

Gambar
Satu momen paling pasrah berulang dalam hidupku adalah saat aku berada di atas udara.  Terkumpul dengan orang-orang satu takdir.  Tidak punya kendali atas apa yang aku tumpangi.  Tidak tahu apa yang akan terjadi sampai tiba di tujuan.  Berada di kabin pesawat membuatku benar-benar melupakan masalah dunia dan memasrahkan seluruh hidupku pada Tuhan.

Ojo kesel-kesel mah

Gambar
Sebagai anak yang orangtuanya sudah menginjak usia 50 tahunan, ada rasa khawatir dan was-was terhadap mereka. Yo'i men , ketika mereka di usia 50an tahun masih beraktivitas aku agak khawatir juga. Karena faktanya usia memakan fisik. Pertanyaan "sehat mah? sehat pah?" adalah rutinitas wajib, ketika orangtua muda berubah menjadi orangtua tua.  Dilemma juga ketika hendak komentar "ojo kesel-kesel mah, pah" atau "Semangat mah pah" atau "Wih Keren" terhadap segala aktivitas mereka. Sampai kadang lupa mereka juga individu, insan manusia yang punya tujuan hidup dan mimpi nya masing-masing.  Yang mungkin waktu muda tersandera karena membesarkan anak dan baru bisa dilakukan ketika anak-anak mereka sudah dewasa. Yaa apapun itu, Semoga orangtua kita semua senantiasa dikaruniai kesehatan yang baik dan bahagia. Aamiin.

1849 KM

Gambar
Merindukanmu tidak akan pernah cukup waktu untuk menuntaskannya. Karena rinduku bukan tugas yang harus dituntaskan, melainkan adalah energi, mengalir seperti mata air yang tak pernah habis. Aku sangat ingin membawamu kemanapun aku pergi berkelana didalam hidup ini.  Aku yakin juga kau tak akan ragu menganggukan kepalamu untuk ikut bersamaku. Namun, kita adalah dua insan manusia yang sama kuat, sama-sama masih punya mimpi masing-masing di hidup kita. Saat tiba kita sudah meraih hidup yang kita impikan, kita akan pulang, bertemu dirumah yang sudah kita bangun bersama selama ini.

Penggaris Bahagia

Gambar
Mengukur kebahagiaan dan kesuksesan seseorang berdasarkan materi yang dihasilkannya rasanya cukup dangkal.  Dunia ini adalah semesta yang kompleks. Tidak ada penggaris yang benar-benar pas untuk mengukur keadaan satu mahluk dengan mahluk yang lain. Itulah sebab mengapa setiap saya mulai menilai orang lain berdasarkan kebendaan yang dia miliki, rasanya benar-benar dangkal dan memalukan.  Manusia lebih dari hal-hal itu. Ya, kita butuh uang untuk hidup. Namun saya percaya manusia lebih dari itu.  Be wise and grateful. 

Sudah gagal apa hari ini?

Gambar
Saya ingat ketika saya kecil, saya itu belajar berbagai hal, entah itu belajar bersepeda lalu terjatuh, belajar menendang bola lalu terpleset, saya selalu coba lagi hingga berhasil. Orang tua saya juga selalu mengajari dan menyemangati untuk coba lagi. Sebagai anak kecil yang memiliki semangat untuk mencoba hal-hal baru, saya selalu bersemangat dan jika saya melakukannya gagal saya coba lagi sampai bisa.  Namun ketika beranjak remaja hingga dewasa, kita sering kali malah menjadi takut untuk salah dan gagal.  Bukan karena apa-apa, wajar saja, karena sistem pendidikan kita menuntut siswa itu menjadi sempurna, tidak pernah salah dan tidak boleh gagal. Saya ingat betul ketika saya SD saat pelajaran IPS. Ada seorang guru yang bertanya dihadapan kelas, menanyakan sebuah pertanyaan tentang sejarah dan menyuruh siswa yang tahu untuk tunjuk tangan.  Saat itu tidak ada satupun yang berani tunjuk tangan, saya tunggu teman-teman saya tidak ada yang angkat tangan, lalu say...

Bunga-bunga akan mekar pada waktunya masing-masing

Gambar
Ada fase hidupku dimana aku merasa sangat terpuruk. Usia belasan sudah dipatahkan oleh dunia dan seisinya.  Mimpi-mimpi yang kurangkai sejak sekolah, terhempas begitu saja, tidak tersisa. Waktu itu hidupku seperti terjun bebas ke dasar jurang.  Tidak ada yang menolongku, aku terjerumus sendirian, tidak tahu bisa bangkit atau tidak. Di saat itu aku benar-benar hanya hidup saja. Merasa kosong, merasa hampa, merasa hidup ini tidak berguna. Aku punya keluarga tapi tidak ada satupun yang bisa kulakukan, aku tidak bisa mengungkapkan apapun, terdiam seperti mayat. Aku benar-benar hancur saat itu. Wajahku bisa tersenyum, tertawa. Namun jauh didalam diriku, aku sangat hancur. Benar-benar tidak tahu harus apa.  Tidak ada yang memandu, tidak bisa mengeluarkan segala apa yang ada didadaku ini, karena ceritapun mereka tetap tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi kepadaku. Dan mereka juga tidak bertanya. Itu adalah tahun-tahun yang sangat berat bagiku. Aku tidak punya t...

Lebih baik dari Aku yang dulu

Gambar
Setiap manusia dikaruniai Tuhan dengan berbagai macam talenta yang berbeda.  Tetapi sayangnya, banyak orangtua tidak bisa menerima itu. Mereka beranggapan bahwa anak harus menjadi sesuatu yang mereka inginkan, tanpa mau tahu, apa sebenarnya minat dari si bocah.   Saya ingat betul ketika setelah wisuda belum mendapatkan kerja.  Rasanya sangat stress, orangtua mendesak untuk melamar ini melamar itu. Padahal saya juga sudah memasukkan banyak lamaran pekerjaan, namun belum rezekinya. Share lowongan kerja setiap hari di grup keluarga, hingga mual rasanya untuk membaca.  Karena pada dasarnya orang jika suka dan berminat pada sesuatu akan melakukan itu tanpa disuruh sekalipun.  Hingga tiba disuatu hari, saya scrolling twitter. Dan saya baca lowongan pekerjaan yang menggugah saya untuk buru-buru melamarnya. Karena saya yakin betul terhadap ini. Tanpa keraguan sedikitpun saya memasukan lamaran dan ambil kesempatan itu. Kondisi saat saya menemukan loker ...